Belajar Bukan demi Masuk Sekolah Favorit

Belajar Bukan demi Masuk Sekolah Favorit

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy

, meminta orang tua tidak memaksakan anak-anaknya masuk sekolah favorit. Selain itu, jangan juga berpikir tempat anakanak cerdas adalah sekolah favorit.

”Kami masih memberikan kelonggaran untuk jalur prestasi dalam sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Tapi yang perlu ditekankan, anak berprestasi jangan didorong dengan motivasi yang sifatnya ekstrinsik agar bisa masuk sekolah favorit atau perguruan tinggi idaman,” terang Muhadjir, kemarin.

Harusnya, lanjut mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini

, yang didorong adalah motivasi intrinsik. Anak-anak perlu didorong motivasinya mendapatkan sesuatu. ”Anak-anak harus ditanamkan kesadarannya belajar, karena tugasnya sebagai siswa. Bukan belajar untuk masuk sekolah favorit,” ujarnya.

Dia menambahkan, banyak faktor yang memengaruhi anak belajar. Bisa guru, orang tua

, lingkungan, kawan bermain atau teman sebaya. Kalau semua saling mendukung, anak akan tahu belajar itu kewajiban.

Untuk mendapatkan hasil baik, dia harus belajar. ”Makanya saya maunya semua sekolah jadi sekolah favorit lewat sistem zonasi. Biar anak-anak itu tidak dipaksa hanya demi memenuhi ambisi orang tua,” tandasnya.

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/GXMXC6C

Wardan Pendidikan