Bercita-cita Sebarkan Agama Islam di Kamboja, Mat Alimin sang Hafiz Alquran Terancam Tak Tamat Kuliah, Yuk Kita Bantu!

Bercita-cita Sebarkan Agama Islam di Kamboja, Mat Alimin sang Hafiz Alquran Terancam Tak Tamat Kuliah, Yuk Kita Bantu!

Mat Alimin, mahasiswa semester enam program studi Ushuluddin di Universitas Sultan Syarif Kasim

(UIN Suska) Pekanbaru asal Kamboja ini terancam tak bisa melanjutkan kuliah.

Pasalnya, Mat Alimin berasal dari keluarga kurang mampu. Ayahnya, Ahmad Idris, seorang buruh tani di desa PH Chrouy Metrey Leu Mukompoul / Kandal. Mat juga hafiz Qur’an yang hafal 20 juz.

Mat mengaku mengambil beasiswa dari pemerintah Indonesia itu, karena ia memiliki cita-cita berdakwah dengan ilmu yang didapatnya di Indonesia di kampung halamannya di Kandal, Kamboja.

Orangtuanya pun menaruh harapan tinggi padanya, karena satu-satunya keluarga

yang mengenyam pendidikan tinggi. Untuk diketahui, Mat Alimin berasal dari Kamboja. Di negara itu, Muslim merupakan agama minoritas.

Mat Alimin sendiri, bisa melanjutkan pendidikan di Indonesia, karena mendapatkan beasiswa luar negeri dari Pemerintah Indonesia. Setiap tahun, ia mendapatkan uang beasiswa yang yang juga dikurangi Uang Kuliah Tunggal (UKT) per semesternya mencapai Rp2,8 juta.

Dengan uang beasiswa yang dipotong UKT dan biaya asrama (2,4 juta) hanya tersisa Rp2 juta setahun.

Orang tuanya tak bisa mengirimkan uang hidup perbulan untuk Mat. Jangankan untuk kirim

uang buat Mat, kehidupan keluarganya di Kamboja amat susah. “Saya sering kekurangan dan meminjam uang ke teman sambil menunggu beasiswa cair,” kata Mat seperti dilansir GoNews.co dari postingan salah satu akun FB bernama Indrini Aja, Sabtu (1/6/2019).

Lebaran ini, Mat Alimin kembali tidak pulang ke negara asalnya karena tidak ada biaya. Sudah tiga kali puasa, ia tidak pulang. Selama itu pula, ia memendam rindu pada kedua orangtuanya. Selama itu pula, ia harus merayakan Hari Raya Idul Fitri sendirian di asrama putra UIN Suska.

 

Baca Juga :

Wardan Pendidikan