Disdik Jabar Resmikan Sekolah Jabar Juara

Disdik Jabar Resmikan Sekolah Jabar Juara

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan terus berupaya meningkatkan angka partisipasi kasar (APK). Salah satunya dengan meresmikan Sekolah Jabar Juara (Sejajar).

Sejajar merupakan inovasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk mengatasi layanan pendidikan menengah yang terhalang faktor ekonomi, geografis, sosial, budaya, dan lain-lainnya.
ISTIMEWA FOR JABAR EKSPRES
DIRESMIKAN: Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (kedua kanan) bersama Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Ahmad Hadadi (kedua kiri) saat meresmikan Sekolah Jabar Juara (Sejajar) di Hotel Holiday Inn, kemarin.

Wakil Gubernur jabar, Uu Ruzhanul Ulum mengaku, mengapresiasi tim

yang sudah mencurahkan segala tenaga dan pikiran untuk mengaplikasikannya lewat teori-teori yang ada untuk menampung dan memperjuangkan apa yang diharapkan oleh masyarakat Jabar. Menurutnya, satu demi satu, program Jabar Juara sudah di-launching. Dan sudah mulai berjalan.

”Sekolah Jabar Juara, ini adalah awal dari harapan dan keinginan kami untuk mewujudkan Jabar Juara di masa yang akan datang,” kata Uu di sela-sela peresmian Sekolah Jabar Juara di Hotel Holiday Inn, Jalan Dr Djunjunan, Kota Bandung, Rabu (19/12).
BERSAMA: Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (tengah) berfoto bersama Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Ahmad Hadadi paling kanan) saat meresmikan Sekolah Jabar Juara (Sejajar) di Hotel Holiday Inn, kemarin.

Uu menegaskan, Pendidikan menjadi salah satu program penting Pemprov Jabar. S

ebab, pendidikan merupakan sebuah identitas daerah dan bangsa.

Negara bisa terhormat dan memiliki peringkat karena pendidikan. Jika pendidikannya hebat, maka negara dihormati dan disegani. Sebaliknya jika masyarakat di suatu negara tidak memiliki pendidikan berkualitas, maka akan dicibir negara lain.

”Termasuk Jabar jika ingin menjadi juara dalam segala bidang segala, maka semuanya berawal dari pendidikan. Maka pendidikan menjadi program kami menuju Jabar Juara,” tegasnya.

Dia juga berharap, masyarakat di Jawa Barat mendukung program Sejajar. Bagimana

bentuk dukungannya? ”Laporkan jika ada tetangga atau saudara yang mengalami kondisi tidak sekolah. Sehebat apa pun program ini kalau tidak ada peserta didiknya percuma,” tegasnya.

Uu menegaskan, program Sejajar ini selaras dengan sekolah regular. Contohnya, seseorang yang ingin menjadi Pegawai Agama Honorer (PAH). Jika tidak memiliki ijazah SMP, maka orang tersebut tidak akan diterima meski dari sisi keilmuan melebihi yang lulusan SMP.

”Maka dari itu, Sejajar adalah solusi bagi masalah-masalah yang dicontohkan tersebut,” kata dia.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Ahmad Hadadi mengungkapkan, Disdik Jabar aktif dalam menyisir siswa yang tidak melanjutkan sekolah. Mereka tidak dibebankan biaya pendaftaran alias gratis.

 

Sumber :

http://www.oakleysunglasses.com.co/job-stress-is-killing-me/

Wardan Pendidikan