Kemenperin: SIBINA Siap Digunakan

Kemenperin SIBINA Siap Digunakan

Kementerian Perundustrian (Kemenperin) dalam keterangannya menyatakan saat ini sistem SIBINA

sudah siap digunakan. Hanya saja, dalam pengoperasian masih menunggu kesepakatan peraturan dari tiga kementerian yakni Kementerian Komunikasi dan informatika, Kementerian perdagangan dan Kementerian Perindustrian.

“Sistem SIBINA sudah on dan sudah siap digunakan. Tinggal menunggu teknis regulasi,” ungkap Janu Suryanto, Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian dalam diskusi terbatas dengan media.

Lebih lanjut disampaikan Janu, Sistem SIBINA ini sama sekali tidak bisa

memiliki data individu, hanya data ponsel, selain data IMEI yang masuk melalui Tanda Pendaftaran Produk (TPP), baik IMEI ponsel, computer, tablet dan handheld. Untuk data pemilik ponsel itu semua ada di Operator.

“Nantinya, data yang dimiliki oleh Kemenperin akan di-pair atau dipasangkan dengan data dari operator. Baru setelah itu akan keluar, daftar IMEI yang perlu diberi notifikasi. Apakah itu black list atau white list. Itupun semuanya dilakukan, antara sistem SIBINA dan sistem di operator secara online. Artinya, tidak mungkin adanya kebocoran data. ” ungkap Janu.

Terkait duplikasi IMEI Janu menyampaikan Sistem SIBINA ini nantinya akan mampu mendeteksi adanya duplikasi IMEI yang nantinya akan ada tahap verifikasi apakah akan diblokir atau tidak.

Jadi saat ini, terus menerus dilakukan uji coba terhadap sistem SIBINA ini supaya meminimalisasi kejadian yang tidak diinginkan. Sambil menunggu aturannya dari ketiga Kementerian ditandatangani.

Setelah ditandatangani, maka perlu memasukan variable-varible

dari putusan tersebut ke dalam sistem SIBINA. Lalu, setelah itu dilakukan uji coba lagi, jika sudah tidak ada masalah baru akan dipergunakan secara nasional.

Saat ini, data IMEI yang ada di Kemenperin berdasarkan TPP sejak 2012 ada sekitar 1,65 miliar IMEI ponsel dan tablet.

 

Sumber :

https://thesrirachacookbook.com/

Wardan Teknologi