Pria China ditangkap setelah kantongi 1,6 juta dolar dari layanan VPN

Pria China ditangkap setelah kantongi 1,6 juta dolar dari layanan VPN

Pihak berwenang China melanjutkan tindakan keras terhadap penjual

perangkat lunak VPN yang tidak sah dan tidak terdaftar, terutama terhadap layanan VPN yang diiklankan sebagai yang mampu melewati teknologi Great Firewall negara itu.

Penangkapan telah berlangsung sejak pertengahan 2017, tetapi otoritas China tampaknya telah menargetkan tangkapan terbesar mereka pada akhir 2019.

Menurut laporan dari Litchi News, polisi China dari Kota Taizhou telah menangkap seorang pria berusia 29 tahun yang mereka klaim telah menghasilkan banyak uang dengan menjual layanan VPN.

Tersangka, yang diidentifikasi hanya dengan nama samaran Gao, mengoperasikan layanan VPN untuk menembus Great Firewall negara itu sejak pertengahan 2016.

Layanan itu sangat sukses, menurut laporan itu, yang mengklaim bahwa Gao

menghasilkan lebih dari 1,6 juta dolar (11 juta yuan) atau sekitar Rp21,8 miliar dari menyewakan akses ke server VPN kepada lebih dari 28.000 pelanggan reguler.

Perkiraan pendapatan lebih dari penyedia VPN lain yang ditangkap

oleh otoritas China–yang sebagian besar menghasilkan jumlah yang sedikit dalam kisaran puluhan ribu dolar AS, berdasarkan laporan sebelumnya.

 

sumber :

https://voi.co.id/seva-mobil-bekas/

 

Wardan Teknologi