Seminar Komunitas Guru Menulis

Seminar Komunitas Guru Menulis

Komunitas Guru Penulis Bekasi Raya mengadakan seminar dengan tema ”

Penulisan Puisi dan Artikel yang Menarik”, belum lama ini. Seperti apa kegiatannya?

Menulis bukan perkra yang mudah, tapi tidak juga sulit asalkan sering dilatih dan memiliki kemauan yang kuat. Demikian ditegaskan ketua Komunitas Guru Penulis Bekasi Raya (KGPBR), Prawiro saat kegiatan seminar menulis yang diikuti sejumlah guru yang ada di Bekasi.

Dalam seminar tersebut, menjelaskan tentang Seputar teknis kepenulisan puisi dan artikel. Tujuannya meningkatkan kompetensi menulis para guru penulis di Bekasi Raya. Disamping ajang silaturahmi anggota

“Yang ikut seminar ini adalah guru guru SD hingga SMA dari Kabupaten dan Kota Bekasi.

Materinya mengenai cara menulis puisi dan artikel yang menarik. Lalu praktek membacakan puisi. Dalam acara ini dihadiri dengan jumlah peserta 40 orang, ” ujarnya.

Prawiro menambahkan,  karena ini komunitas guru penulis seBekasi Raya bukan hanya guru saja yang hadir. Ada mahasiswa dan pelajar juga. Sehingga dalam acara ini diisi dengan dua pembicara diantaranya pak Endanv A Rustandi dan ibu Lily Priyani.

“Dalam acara ini pak Endang A Rustandi berbicara mengenai bagaimana cara menulis puisi yang baik sesuai dengan aturan kebahasaan, KBBI dan nilai sastra. Bu Lili Priyani  sebagai pegiat literasi Bekasi menjelaskan mengenai menulis artikel, kaidah dan judul yang menarik. Penggunaan tanda baca dan kata baku sesuai KBBI. Serta tips dalam menerbitkan buku sendiri. Juga motivasi untuk semangat menulis, ” lanjutnya.

Di dalam seminar ini, Endang selaku pembicara mengatakan menulis inspiratif

harus banyak membaca, mendengar, kajian, wisata, browsing, dengar musik, berdiskusi dan punya KBBI tentunya. Dia  juga memaparkan alasanny untuk menulis di antaranya banyak hal yang ditemukan dalam hal menulis, dan banyak wawasan.

“Dalam menulis, editing merupakan tahap selanjutnya yg harus dilakukan, baik dari bahasa, kata, dan ejaan dan minta untuk orang terdekat menilainya. Tahapan selanjutnya lakukan publishing. Tips dalam menulis yang lainnya diantaranya luangkan waktu, fokus berburu data, buat judul yang menarik, dan brainstorming tentang judul, isi serta penutup, ” katanya.

Penuturan serupa juga disampaikan oleh pebicara lainnya, Lily. Dia menekankan pentingnya ada literasi di sekolah. Untuk terealisasikan dengan baik butuh peran Kepala Sekolah. Langkah berikutnya buat program oleh tim literasi sekolah tentu dengan SK yang didapat lalu bergerak secara masif.
Lalu menginfokan pada “dunia” tentang gerakan literasi tersebut.

 

Baca Juga :

Wardan Pendidikan