Soal UN SMP Terlalu Sulit, Siswa Sampai Menangis

Soal UN SMP Terlalu Sulit, Siswa Sampai Menangis

Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) kembali membuka Posko Pemantauan UN SMP

sejak Minggu 8 Mei dan akan ditutup Kamis, 12 Mei 2016. Di hari kedua dan ketiga pelaksanaan UN, beberapa laporan yang masuk menyebutkan bahwa banyak siswa mengeluhkan soal UN Matematika dan Bahasa Inggris terlalu sulit. Bahkan para siswa sampai menangis karena tidak bisa menjawab soal ujian yang belum pernah diajarkan itu.

Pada hari kedua, Posko FSGI menerima enam laporan dari Jakarta, Bandung

, Garut dan Bima yang mengeluhkan sulitnya soal UN matematika. Pelapor yang merupakan orangtua siswa mengeluhkan bahwa soal-soal matematika yang sulit adalah soal yang tidak ada dalam kisi-kisi soal dan tidak pernah diajarkan atau dipelajari para siswa.

“Ada orangtua mengisahkan anaknya peserta UNBK Matematika yang giliran ujian pada jam 13.00 WIB, namun si anak sudah stres sebelum masuk ruang ujian karena menyaksikan teman-temannya menangis saat keluar ruangan ujian (labotarium computer), karena kesulitan menjawab soal-soal UN Matematika, mereka khawatir nilainya rendah karena banyak soal tidak mampu di jawab,” urai Retno Listyari, Sekjen FSGI.

Selain itu, di hari ketiga, FSGI juga menerima laporan dari seorang guru Bahasa Inggris

di Jakarta yang menilai banyak kosa kata yang sulit dalam soal UN Bahasa Inggris SMP 2016. Hal ini menurutnya, akan membuat para siswa kesulitan memaknai arti kata tersebut dalam kalimat soal. Pelapor mencontohkan kosa kata yang sulit, yaitu sebagai berikut :

(1) ….to submit it on …”.
(2) ….“immediately” in …..
(3) ….and motion.
(4) ….that mimic the…
(5) …to extreme weather….

 

Sumber :

https://memphisthemusical.com/

Wardan Pendidikan